by Vindy Ariella. Powered by Blogger.

Curhat ( 30 )

Guys, berita buruk. Gw baru saja dirawat lagi karena resah dan overdosis obat untuk ketiga kalinya selama seminggu. Gw sendiri tidak menyangka kejadian ini bakal terulang lagi. Lengkapnya akan gw ceritakan di post tersendiri. Silakan baca.

Well, setelah gw menulis Curhat ( 29 ), besoknya gw memulai koas stase anestesi. Hari pertama hanya perkenalan dan persiapan. Hari kedua kita mulai ikut operasi. Mengenal obat, alat, dan status anestesi yang harus kita isi. Selama seminggu semua berjalan dengan lancar. Anestesi yang tadinya gw pikir bakal membosankan karena banyak bengongnya, ternyata tidak juga. Semua tergantung dari diri masing-masing koas. Bisa saja gw duduk-duduk santai bengong-bengong. Tapi gw memilih untuk menulis status anestesi pasien dan ikut melihat operasi yang dilakukan dokter. Gw melihat operasi pengangatan kista, usus buntu, dll. Seru kok walau hanya melihat. Ya paling jadi pegel aja kakinya karena berdiri terus. Tapi toh setelah operasi selesai kita bisa duduk bahkan tiduran di ruang ganti. Intinya, anestesi itu menyenangkan.

Kendalanya, entah kenapa mata gw berbinar-binar melihat obat-obatan anestesi. Seperti ada hasrat untuk memiliki obat-obatan berbahaya itu. Tapi berhubung semua obat itu cara pemakaiannya intravena ( suntikan langsung di vena / ke infus ) jadi percuma kalau gw ambil tuh obat, gw gak bisa makenya. Nggak berani bok nyuntikin obat ke vena sendiri. Haha. Jadi ya pikiran itu hanya terlintas saja. Gw tak ambil pusing dengan pikiran itu.

Malam tahun baru gw habiskan di rumah melihat kembang api gratisan punya tetangga dari balkon atas rumah bersama sepupu-sepupu. Cukup menyenangkan kok melihat kembang api tetangga. Bagus juga. Haha. Setelah liat kembang api gw tidur. Esoknya gw masih bercengkerama dengan saudara-saudara gw dan makan-makan. Sampai malamnya, tiba-tiba gw relaps. Well, lanjut ke post berikutnya ya.. Akan gw ceritakan apa yang terjadi sampai gw dirawat.

0 comments:

Post a Comment