by Vindy Ariella. Powered by Blogger.

Bayang Bayang Ilusi - Anggun


Kala mataku terpejam
Sunyinya malam
Kala hasratku membara
Khayal smakin tinggi
Seribu asa hadir di sekililingku
Bangkitkan gairah hidup
Sejuta harapan di dalam jiwaku
Walau semua masih di dalam angan
Jurang curam menghadangku
Getarkan jiwa
Dan pekatnya kegelapan
Datang melanda
Keraguan kini menjelma di dada
Musnahkan segala asa
Semua harapan yang dulu pernah ada
Tiada tersisa…
Haruskah ku hidup dalam angan – angan
Merengkuh ribuan impian
Haruskah ku lari dan terus berlari
Mengejar bayang – bayang ilusi
Bayangan ilusi
Hanya fantasi
Bayang ilusi
Haruskah ku hidup dalam angan – angan
Merengkuh ribuan impian
Haruskah ku lari dan terus berlari
Mengejar bayang – bayang ilusi
Merengkuh ribuan impian
Haruskah ku lari dan terus berlari
Mengejar bayang – bayang ilusi
Bayangan ilusi
Hanya fantasi
Mengejar ilusi
Terus berlari
Bayang ilusi


Gw randomly denger lagu ini, terus merhatiin liriknya. Kok mirip kaya hidup gw ya.. Hehe. Gw merasa ini lagu seperti manik dan depresi. Di awal bercerita tentang gw saat manik dimana impian-impian muncul, membangkitkan gairah, terlarut dalam semua angan-angan. Lalu datanglah depresi, jurang curam yang menggetarkan jiwa.. Dan menghilangkan semua harapan-harapan, mimpi-mimpi, angan-angan disaat gw manik. Lalu apalah arti hidup ini ? Haruskah gw berlari mengejar impian-impian disaat gw sedang manik ? Haruskah gw berjuang mencapai angan-angan itu ? Terus berlari meraih hal yang tidak pasti ?  :')

Tapi, ya walaupun gw seperti itu kondisinya, dengan impian, harapan, dan angan-angan itulah gw bisa bertahan. Sejauh ini. Sampai saat ini. Tanpa impian gw untuk membangun klinik kesehatan jiwa, tanpa harapan gw untuk menjadi psikiater yang baik, tanpa angan-angan gw untuk membantu sesama, mungkin gw nggak akan bisa bertahan.

Intinya, tetaplah bermimpi. Mimpi itu nggak selalu harus berupa hal yang besar. Mulai dari yang sederhana dulu yang kira-kira bisa dicapai. Jadi saat kita bisa meraih mimpi yang sederhana itu, kepercayaan diri kita untuk bisa meraih mimpi lainnya bisa bertambah. Lalu kalau sudah lumayan banyak rasa percaya dirinya, mulailah bermimpi lebih besar. Tapi yang harus kita ingat dalam bermimpi, suatu saat kita pasti akan 'terbangun'. Entah dalam keadaan kaget karena jatuh, atau senyum-senyum bahagia. Kita tidak pernah tahu. Itu rahasia Tuhan. 

So, dream big, dare to fail !
Because, you only live once..

Cheers.