by Vindy Ariella. Powered by Blogger.

The Last 3 Months

Sejak gw mengundurkan diri dari koass akhir agustus lalu, gw melalui banyak peristiwa baik maupun buruk. Jujur saja, saat ini gw belum bisa dikatakan hidup mandiri secara finansial. Walaupun ada beberapa kegiatan yang menghasilkan. Konsekuensinya, gw harus merubah gaya hidup untuk lebih hemat dan sederhana. Misalnya, yang biasanya delivery McD atau PHD sekarang beli warteg atau nasi padang deket rumah aja. Atau biasanya naik taksi sekarang naik busway / angkot. Ya semacam itu. Gw bersyukur masih bisa merasakan nikmat dari Allah. Masih ada rejeki untuk beli indomie atau goreng telor. Masih ada rejeki untuk membayar ongkos saat bepergian. Banyak diluar sana yang perlu berjuang lebih keras.


Mengenai karir, kayaknya gw pernah bahas deh. Gw dalam tahap "pencarian". Sampai sekarang gw juga belum memilih. Gw belum lanjutin koass ( nggak tau apa bener bakal dilanjutin ), dan belum berpenghasilan tetap dari dunia seni / kerja kreatif. Entah sampai kapan akan begini. Yang sekarang gw jalani adalah memenuhi panggilan jiwa untuk membantu sesama melalui Bipolar Care Indonesia. Disana gw merancang dan melaksanakan berbagai program kegiatan, memberi edukasi dan dukungan, kampanye di berbagai acara dengan membuka stand / booth maupun wawancara media juga siaran radio, dsb. Gw juga menyuarakan isu kesehatan jiwa melalui seni di Art Brut Indonesia. Sempet buka stand di acara seni gitu menjual karya-karya gw dalam bentuk art print dan merchandise. Bisa dilihat di blog gw yang satunya ( barangkali ada yang mau beli.. *ngarep* haha ). Gw juga mencari makna kehidupan lebih dalam dengan membaca tentang filsafat, agama, sambil berdiskusi dengan 2 orang seniman yang menurut gw cukup kompeten untuk diajak diskusi beginian. 

Ya walaupun keliatannya gw nyantai, well emang nyantai sih. Tapi gw sangat berkutat dengan diri gw sendiri yang semakin kompleks. Hal tersebut yang sangat menyita waktu dan mengurangi produktivitas gw. Semoga saja waktu yang terbuang tidak sia-sia. Semoga "pencarian" gw ini memang bermakna. Sembari mendekatkan diri pada Allah SWT, gw lakukan apa yang bisa lakukan. Gw bisa melakukan kegiatan sosial, gw lakukan semampu gw. Gw ingin berkarya, ya gw berkarya. Gw galau, untuk ini ga tau ya harus gimana, hadapi aja.

Rencana kedepannya, gw pengen kursus design grafis sebagai modal gw di dunia kerja kreatif. Sebenarnya pengen belajar melukis lebih serius juga. Tapi kata 2 mas seniman gw, wong gw udah bisa melukis kok mau kursus, malah dikhawatirkan karakter dan idealisme gw dalam berkarya yang sudah dimiliki saat ini jadi pudar. Ya entahlah. Masih dipikir.

Kalau tentang impian, dulu di post lama gw mengatakan ingin menjadi psikiater. Tapi gimana ya bagi gw sekarang terlalu berat. Untuk menyelesaikan koass, ditugaskan di daerah, lalu sekolah psikiatri lagi 4 tahun kayaknya berat. Gak tau apa nanti diri gw bisa lebih baik dan sanggup mencapai impian yang itu. Gw juga agak takut untuk bermimpi ( lagi ) karena dibayang-bayangi rasa gagal menjadi dokter. Padahal itu impian gw. Ya impian memang harus setinggi langit. Tapi semakin tinggi impian digantung, semakin kita harus siap dengan kemungkinan jatuh saat meraihnya. Beberapa hari ini gw mulai memberanikan memiliki impian lagi. Dan impian gw adalah menjadi art therapist. Gw baru mengenal permukaannya aja sih. Belum pernah diskusi lebih dalam mengenai hal ini. Alasan gw kepengen jadi art therapist adalah karena sangat berhubungan dengan 2 hal yang paling gw suka dalam hidup. Membantu mengatasi masalah psikologis melalui seni. Ibarat kalau jadi psikiater ketinggian, jadi semacam konselor aja. Nah medianya melalui seni. Menurut gw ideal banget itu untuk gw saat ini. Entah gimana proses untuk mencapainya. Masih nyari referensi. Mungkin ada yang bisa bantu ? : )

Kira-kira begitulah kehidupan gw selama 3 bulan terakhir ini. Gw terbuka banget jika ada yang ingin membantu melalui diskusi, memberi referensi, inspirasi dll. Semoga di bulan-bulan kedepannya gw bisa lebih baik lagi. Amiiin. 

I'm an INFJ !

Ada yang pernah denger tes kepribadian MBTI ? Berdasarkan hasil googling gw ( yang semoga valid ) tes ini adalah salah satu jenis tes kepribadian yang bisa disebut akurat dan sering dipakai perusahan-perusahaan besar di luar negeri untuk seleksi penerimaan karyawannya. Berdasarkan pengalaman gw dan juga beberapa teman yang berbagi hasil tes mereka, semuanya mengatakan hasilnya akurat dan dia banget. Gw juga sangat mendapat pencerahan setelah membaca deskripsi hasil tes kepribadian ini. 


Tes ini membagi kepribadian menjadi 16 tipe. Berdasarkan kombinasi dari 4 poin yang dinilai, seperti yang tertera dalam gambar dibawah ini..



Nah, berdasarkan tes ini, hasil gw adalah INFJ. Katanya tipe ini adalah yang paling langka diantara 16 tipe yang ada. Dan deskripsinya menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selama ini muter-muter di kepala gw. Ini penggalan dari berbagai artikel deskripsi INFJ yang menurut gw pas sekali dengan gw..

- Perhatian, empati, sensitif & berkomitmen terhadap sebuah hubungan.
- Idealis, perfeksionis, memegang teguh prinsip.
- Visioner, penuh ide, kreatif, suka merenung dan inspiring.
- Biasanya diikuti dan dihormati karena kejelasan visi serta dedikasi pada hal-hal baik.


Mereka mencari makna dalam hubungan, ide, dan peristiwa, dengan mampu memahami dirinya dan orang lain. Mereka mampu menggunakan keterampilan intuitif mereka, mereka mengembangkan visi yang jelas dan percaya diri, bertujuan untuk memperbaiki kehidupan orang lain. INFJ yang sangat tertarik pada kesejahteraan orang lain. INFJ memiliki kehidupan, kaya batin yang hidup, yang mereka mungkin enggan untuk berbagi dengan orang di sekitar mereka. INFJ cenderung sensitif, pemimpin yang tenang dengan kedalaman kepribadian. Mereka adalah rumit dan sangat misterius, dan sangat kompleks, kadang-kadang membingungkan, bahkan untuk diri mereka sendiri. Mereka memiliki pandangan yang teratur terhadap dunia. Abstrak dalam berkomunikasi, mereka hidup di dunia makna tersembunyi dan kemungkinan. Dengan hubungan alamiah untuk seni, INFJ cenderung kreatif dan mudah terinspirasi. Namun mereka juga dapat melakukannya dengan baik dalam ilmu, dibantu oleh intuisi mereka. Kata kunci: Imajinasi, tujuan, kreativitas, terorganisir, mengembangkan orang lain. 


Ya kira-kira gitu deh. Sekarang gw ngerti kenapa gw selalu berada di posisi sebagai "jembatan penengah", memikirkan segala hal terlalu dalam ( termasuk tentang diri sendiri ) sampai pusing, memiliki feeling yang seringkali tepat, perfeksionis, dan memiliki imajinasi + kreativitas yang liar.

Masih banyak sih artikelnya. Gw bacanya sampai bengong-bengong karena so true. Seperti yang gw katakan. Ini sangat membantu gw. Gw tes ini udah beberapa kali di waktu yang berbeda, baik yang dalam bahasa inggris dan indonesia. Hasilnya sama. Haha. Well, yang belum pernah coba, cobain deh.. Semoga juga dapet pencerahan. Ini linknya..


Selamat mencoba !

Statement(s).


Hi. Waktu telah berlalu dan banyak yang terjadi dalam hidup gw. Beberapa akan gw post nanti. Sebelumnya, gw pengen menyatakan sesuatu yang gw pegang saat ini. Ya semacam prinsip. Atau ide. Atau pemikiran. Ya whatever lah itu yang gw rasa perlu untuk disampaikan.

Pertama, selama ini gw tidak pernah menyebutkan nama gw secara langsung disini. Alasannya, karena gw memang belum sepenuhnya berani untuk terbuka kepada banyak orang. Tapi, setelah kurang lebih 3 tahun gw menuliskan kisah hidup gw bersama bipolar dengan detail, sekarang gw merasa bisa lebih damai dengan apa yang ada di dalam diri gw. Dan kini gw dengan terbuka bersedia untuk bercerita tentang hidup gw. Selain share ke teman-teman komunitas, gw juga sudah beberapa kali diwawancara media. Semuanya menggunakan identitas asli. Jadi, sekarang gw nggak menutup-nutupi siapa diri gw. Lagian di post mengenai Bipolar Care Indonesia, gw masang foto. Haha. Identitas gw dan link ke akun socmed gw bisa diliat di banner sebelah kanan.

Kedua, semua tulisan yang ada di blog ini adalah pengalaman gw. Penggalan peristiwa dari perjalanan hidup gw, yang sudah berlalu. Dan, kini gw berpegang pada prinsip "boleh melihat kebelakang tapi jangan kembali kesana". Ya kadang memang gw masih mengulangi kesalahan yang sama. Walaupun begitu, setiap pengulangan memiliki nilai dan maknanya sendiri. Gw juga akan terus dan terus berusaha agar tidak begitu. 

Ketiga, berhubung masa lalu gw terpampang jelas disini, mengenai penilaian orang, gw tidak peduli. Terserah bagaimana orang menilai gw. Kalau gw pribadi berusaha untuk selalu tidak menilai orang terlalu cepat. Karena gw juga gak suka digituin. Semoga kalian juga memiliki cara yang bijak dalam menilai orang.

Keempat, tulisan yang akan gw publikasi di post-post berikutnya nanti adalah sebuah kejujuran dan luapan jiwa gw. Mau isinya baik buruk, depresi atau inspiratif, penting nggak penting, itulah yang gw alami. Makanya gw sampaikan disini, supaya pembaca bisa mengambil sisi positifnya. Ya gw juga nggak pengen ada yang jadi ikutan depresi setelah baca blog gw. Untuk urusan itu biar Tuhan yang mengatur. Yang penting gw nggak ada niat untuk membuat kalian semua ikutan depresi. Niat gw adalah memberi gambaran bagaimana hidup seseorang yang mengalami masalah kejiwaan.

Kelima, gw memohon maaf jika ada yang merasa privasinya terganggu karena pernah berada dalam cerita-cerita hidup gw di blog ini. Semoga dimaafkan.

Hmmm sekian dulu deh. Lainnya lanjut di post sambil berjalan aja ya.. : )