by Vindy Ariella. Powered by Blogger.

My Point of View


Banyak hal terjadi di awal tahun 2014 ini. Cukup mengagetkan, tapi terima kasih karena mereka telah memberikan gw pelajaran yang berharga. Memang masalah itu gak pernah gw ceritakan disini. Nggak usah kepo yaa.. Haha. Gw bahas pelajaran yang dapat diambil aja. So, dari kejadian-kejadian itu gw jadi terpikir untuk menuliskan paragraf berikut ini..

"Ada banyak bentuk kepedulian. Doa, pertolongan, pelajaran, nasehat, kemudahan, kasih sayang, perhatian, dsb. Ada banyak juga cara menerima kepedulian. Mereka yang bersyukur, menghargai, dan rendah hatinya akan lebih mudah merasakannya. Sedangkan mereka yang kufur nikmat, selalu mengeluh, dan tinggi hatinya akan selalu merasa kurang. Kebanyakan dari mereka juga banyak menuntut tanpa melihat dirinya lebih dalam. Tapi manusia tidak ada yang sempurna. Baik buruknya, bisa dinilai sesama manusia. Tulus tidaknya, cukup dalam hati dan biar Tuhan yang menilai. Berbuat baik kepada semua orang berbeda dengan memiliki banyak muka. Bagiku, siapapun patut dihargai. Tak berhak aku membenci ciptaan-Nya. Tak layak jika aku menyimpan dendam sedangkan Tuhanku Maha Pengampun Jika aku tampak palsu bagimu, mungkin karena kita tidak sepaham. Jika aku menghindar darimu, itu karena aku perlu menjaga kedamaian hati dan jiwaku untuk berbuat kebaikan yang lain. Aku juga manusia biasa dengan segala keterbatasan dan tak luput dari kesalahan."

Ada pepatah mengatakan "mulutmu harimaumu". Ya itu patut direnungkan. Apa yang gw tuliskan diatas murni dari pemikiran gw. Mungkin gw sendiri belum sepenuhnya melakukan itu. Kadang masih suka gondok. Tapi gpp. Biarlah gw tuliskan disini supaya gw juga ingat dengan apa yang pernah gw sampaikan. Kalau pun gw lupa, gw mohon maaf dan semoga gw bisa segera ingat kembali. Gw bukan manusia sempurna.

Bagaimana kalian menilai gw, itu hak kalian. Banyak kekurangan dalam diri gw. Kita sesama manusia memang seyogianya saling mengingatkan. Semoga kita bisa terus mengambil pelajaran dari setiap kejadian hidup. Semoga kita selalu ingat dan diingatkan untuk mengingat siapa diri kita. Semoga kehidupan dunia tidak membutakan kita untuk selalu menjadi diri yang lebih baik. Semoga cahaya hati kita tidak redup karena hawa nafsu dan ego. Amiiin.