by Vindy Ariella. Powered by Blogger.

World Bipolar Day 2017


Dalam rangka merayakan Hari Bipolar Sedunia, Bipolar Care Indonesia kembali mengadakan acara menarik. Kali ini mengangkat tema "Living an Optimal life".

Seringkali seorang bipolar dan juga orang dengan masalah kejiwaan lainnya merasa hidupnya tidak bisa lagi membaik, selain karena penurunan fungsi sehari-hari, stigma masyarakat juga besar pengaruhnya. Padahal, dengan penanganan dan dukungan yang tepat, merekaa bisa kembali produktif, berkarya, meraih impian, mengejar cita-cita, berkeluarga. Ya, mereka bisa kembali hidup optimal.

Oleh karena itu, mulai sekarang stop stigma terhadap orang dengan masalah kejiwaan dan berikan mereka dukungan. Bagi kamu yang sedang mengalami masalah kejiwaan, jangan berkecil hati. Yuk gabung di acara ini dan cari tau bagaimana kami orang-orang dengan masalah kejiwaan bisa produktif berkarya, menjual karya kami, mendapat penghasilan, mendapat apresiasi dari orang lain, dll. Semuanya adalah bukti bahwa seseorang dengan masalah kejiwaan juga bisa kembali hidup optimal.

COME JOIN US !
SABTU, 4 MARET 2017
GALERI CIPTA II TAMAN ISMAIL MARZUKI, CIKINI
10.00-16.00 WIB







World Bipolar Day (WBD) - an initiative of the Asian Network of Bipolar Disorder (ANBD), the International Bipolar Foundation (IBPF), and the International Society for Bipolar Disorders (ISBD) - will be celebrated each year on March 30th, the birthday of Vincent Van Gogh, who was posthumously diagnosed as probably having bipolar disorder.
The vision of WBD is to bring world awareness to bipolar disorders and to eliminate social stigma. Through international collaboration, the goal of World Bipolar Day is to bring the world population information about bipolar disorders that will educate and improve sensitivity towards the illness.
Bipolar disorder is a brain disorder that causes unusual shifts in mood, energy, activity levels, and the ability to carry out day-to-day tasks. Symptoms of bipolar disorder are severe and different from the normal ups and downs that everyone goes through from time to time. It is estimated that the global prevalence of bipolar disorder is between 1 and 2% and has been said to be as high as 5% and, according to the World Health Organization, is the 6th leading case of disability in the world. In order to address this global problem, we need a global solution. With support from leading experts from around the world, groups like ANBD, IBPF, and ISBD are supporting efforts to investigate biological causes, targets for drug treatment, better treatments, better methods of diagnosis, the genetic components of the illness, and the strategies for living well with bipolar disorder and this is just the beginning. Collaborations between research and advocacy groups are continuing to grow, and WBD is a tribute to the success of this strategy.
To learn more about Vincent Van Gogh please click here: http://en.wikipedia.org/wiki/Vincent_van_Gogh%27s_health
Sumber : http://www.worldbipolarday.org/about-wbd.html 




INFJ Personality



INFJ adalah salah satu jenis kepribadian dari hasil tes MBTI. Katanya sih tes ini populer di luar negeri sana untuk tambahan referensi dalam penempatan kerja dll. Gw ga tau secara ilmiah dan keilmuan seberapa akurat tes ini. Di gw, dari berbagai macam jenis tes kepribadian dan sejenisnya yang pernah gw coba, deskripsi INFJ ini yang paling gw banget. Hampir 95% menggambarkan diri gw. Dan gw udah tes ini berulang-ulang, pake bahasa Indonesia Inggris hasilnya sama haha.

Gw cenderung sulit berbagi perasaan gw ke orang lain. Selama ini kisah yang gw suka share adalah yang sudah berlalu. Tapi jarang-jarang kan gw mengungkapkan apa yang sebenarnya sedang gw rasa detik ini. Kalau gw kecewa, sedih, atau terharu, gw datar-datar aja keliatannya hehe. Menurut beberapa orang juga gw itu misterius, mendalam, dan sulit ditebak. Kalau disuruh menjelaskan tentang deskripsi diri gw kaya apa, ya gw akan cerita, tapi itu mungkin hanya menggambarkan 30%-nya. Makanya untuk tahu 70%-nya gw lebih suka suruh orang baca deskripsi kepribadian INFJ. INFJ ini juga punya masalah. Misalnya ini :


Gw ngakak-ngakak baca twitter ini. Yang ini di gw rasanya semacam kalau di depan orang gw kelihatan bijak, tenang, dewasa, padahal di dalamnya kadang ya gejolaknya aneh2. Atau  tweet lainnya bisa cek :


Mungkin juga kepribadian gw yang bisa dibilang kompleks dan langka ( berdasarkan statistik hasil tes MBTI ), menjadi gw lebih rentan mengalami masalah kejiwaan. Ditambah lagi ada faktor genetik dan pemicu, yaudah jadi deh tuh bipolar. But It's ok. Gw menganggap bipolar bisa jadi anugerah ( pas lagi bener moodnya haha ). Kalau gw ga bipolar, gw ya bukan diri gw saat ini. So, it's a blessing in disguise.

Buat yang pengen tau kepribadian MBTI-nya tipe apa, google aja Test Kepribadian MBTI. Ada berapa puluh pertanyaan gitu biasanya. Nanti hasilnya dibagi jadi 16 kategori kepribadian. Sekali lagi, di gw sih akurat. Tapi di orang lain belum tentu. Ntar abis tes kalau ada yang sama2 INFJ share ama gw ya.. :)