by Vindy Ariella. Diberdayakan oleh Blogger.

Workshop Menulis Bersama Lala Bohang



Pada hari Jumat, 4 Agustus 2017 lalu, gw mengikuti workshop menulis bersama Lala Bohang. Awalnya lihat info di instagram, berhubung gw suka banget dengan karya-karyanya, langsunglah gw mendaftar.

Lala Bohang adalah seorang penulis dan juga seniman yang telah menerbitkan 2 buku yaitu The Book of Forbidden Feelings dan The Book of Invisible Questions. Kedua buku tersebut menurut gw menarik sekali karena lekat dengan kehidupan sehari-hari, namun isu yang diangkat adalah yang jarang dibahas oleh penulis kebanyakan. So a bit antimainstream bagi gw. Dan disitulah daya tariknya. Isinya kumpulan puisi dan sajak dalam bahasa inggis disertai gambar ilustrasi yang tampak simple namun dalam. Lala adalah salah satu inspirasi gw dalam berkarya, makanya pas lihat info workshopnya gw langsung excited banget hehe.

Workshop saat itu pada dasarnya adalah mengenai bagaimana kita membuat sebuah buku dari ide-ide yang ada. Dimulai dengan penjelasan konsep dan prinsip-prinsip berkarya. Ada satu prinsip yang menurut gw menarik, "Nggak usah terlalu banyak berpikir nanti apakah ada yang suka karya kita, bakal terjual apa nggak, pemikiran-pemikiran yang terlalu jauh tersebut justru merusak esensi dari ide itu sendiri." ( kurang lebih begitu gw lupa detail pasti kalimatnya ). Well said.

Sebagai seorang bipolar yang kadang punya too much anxiety gw itu orangnya suka mikir beribu kali jauhnya kedepan sampai kadang lupa dengan apa yang harus gw lakukan di titik awal. Udah keburu kepikir yang aneh-aneh mulai dari yang bagus sampai jelek. So, dengan sharing prinsip tersebut oleh Lala gw jadi berpikir kembali, just do it ! Let the idea flow. : )

Lala juga memberikan tips-tips dan langkah yang biasa ia lakukan dalam menulis buku. Lalu setelah penjelasan, peserta workshop diajak untuk bikin konsep buku sendiri. Ya semacam simulasi yang singkat gitu lah mengenai ide dasar dari buku yang ingin kita tulis. Seru banget !

Dengan tips-tips dan langkah yang dijelaskan, gw bisa lebih paham gimana supaya fokus menulis buku, nggak berantakan kaya buku pertama gw dulu haha. So, dapet banget ilmunya. Thanks Lala atas workshopnya. 

Btw doakan aja gw ingin menulis buku kedua, sedang proses. Semoga bisa terbit segera, amiiin. :D