by Vindy Ariella. Diberdayakan oleh Blogger.

Curhat ( 23 )

Well, rasanya gw pengen lepas obat dan menyembuhkan diri sendiri. Impossible tapi who knows siapa tahu malah bisa sembuh. Kenapa gw mikir gini, dulu sebelum gw tahu gw bipolar, gw mengalami fase hipomania dan itu enak. Hipomania tanpa gejala negatif atau merugikan. Semua menguntungkan. PD gw bertambah, optimisme gw bertambah ( kelebihan sih sebenarnya ) tapi itu semua membuat gw semangat menjalani hari-hari, termasuk kuliah. Ini nih yang penting. Gw ini sekarang hidup dataaaar aja berasa diatur obat. Padahal gw butuh optimisme dan PD untuk koas gw. Entahlah ini emang karena obat atau inikah yang disebut normal. Gw gak tau. Yang pasti, gw pengen ngerasain hipomania kaya dulu lagi. Yang ringan banget dan belum mengganggu aktifitas sosial. Gw yang energik, penuh percaya diri, dan optimis dengan masa depan. Gw pengen diri gw yang itu.

Masalahnya, kalau gw lepas obat, gw takut yang muncul bukanlah diri gw yang seperti gw inginkan. Malah muncul resah, depresi, hipomanik yang malah menyiksa, dan hal buruk lainnya. Gw gak tau apa yang akan terjadi..

Gw merasa terperangkap dalam tubuh yang diatur obat, tidak bisa memunculkan potensi yang tersembunyi di dalamnya. Stuck. Trapped. Damn! Gw gak tau cara keluar dari sana.. Begitulah yang gw pikirkan sekarang. Terjebak dalam keraguan dan ketidakpastian masa depan. Hiks.