by Vindy Ariella. Diberdayakan oleh Blogger.

Workshop Menggambar Bersama Diela Maharanie


http://juiceonline.com/diela-maharanies-form-colour/

Setelah mengikuti workshop menulis bersama Lala Bohang ( baca post blog sebelumnya ), hari Jumat depannya tanggal 11 Agustus 2017, gw mengikuti workshop menggambar bersama Diela Maharanie.

Gw ngefans sama Diela, karya-karyanya menakjubkan. Jago banget memadukan pattern dengan warna, dalam satu konsep karya yang tetap bermakna. Sulit lho bisa mix and match everything and make it balance enak dipandang.

Yang gw salutin lagi adalah pemilihan warnanya mostly ceria dan vibrant namun ga bikin sakit mata. Coba deh follow instagramnya di @dielamaharanie keren-keren banget karyanya.

Kenapa gw tertarik ikut workshop ini, alasan utama gw adalah karena pengen belajar warna. Dari awal berkarya, gw menggunakan 2 warna aja, hitam dan putih. Udah, pokoknya bawa sketchbook dan spidol hitam kemana-mana biar simple. Biar kreatif juga ga cuma ngeblok suatu bentuk atau figur dengan satu warna. Gw jadi ngakalin gimana supaya bentuk itu menarik, so gw mengganti warna dengan pattern-pattern. Ternyata mengasyikkan.

Udah 5 tahun drawing gw hitam putih aja. Nah setelah mengikuti workshop art therapy, gw disarankan menggunakan warna-warna cerah untuk membantu mengurangi depresi, sekalian untuk mengisi hati gw yang black and white *lebay ya*

Gw udah cobain bikin pake warna, kagok banget ! Aneh gitu rasanya dan gw ga bisa kombinasikan yang enak. Belum dapet feelnya. Masih belum harmonis dan agak nggak enak diliat mata. Nah melalui workshop bersama Diela "Master Warna" *lol* ini, gw diajarin bagaimana mensinkronisasikan warna-warna ke dalam bentuk dan juga pattern, tanpa mengurangi makna dan konsep karya itu sendiri. Mantaplah sharing-sharing tipsnya.

Diela juga berbagi kisah perjuangannya bagaimana dari yang tadinya kuliah akutansi bisa jadi ilustrator ternama yang karyanya luar biasa keren berkarakter. Ya memang ga mudah, tapi langkah-langkah kecil yang membuat akhirnya jadi besar.

Kedepannya gw akan terus eksplorasi karya gw, apapun teknik dan medianya. Intinya tetap berkarya lah. Hehe. Semoga juga bisa lebih dikenal sebagai seniman yang memang layak dikenal karena karyanya, bukan hanya karena gw bawa isu kesehatan jiwa ( as a survivor ) dan perlu dikasihani. *well, itu pemikiran random gw aja sih kadang suka ngerasa begitu*